ikan cupang crown tail merupakan cupang hias asli silangan
dari Indonesia. Jenis cupang ini memiliki sirip yang khas seperti
sisir,atau bahkan terlihat seperti layar yang sobek. Ia lebih dulu
popular sebagai cupang serit 2, serit double, atau serit ganda.
Penangkar pertama cupang serit di kompleks Bulog, Rawamangun, Jakarta
Timur. Lantaran belum dikenal, beberapa cupang serit tangkaran Achmad
bernasib tragis. Di Bali cupang serit jadi tertawaan lantaran dianggap
cupang hancur alias apkir. Beberapa menyebut Iyus, panggilan akrab
Ahmad, kurang pekerjaan. Kebalikan pada tahun 2000, justru peternak
dilanda demam serit.
Sampai
saat ini penemu cupang serit masih simpang siur, peternang cupang di
Slipi, Jakarta barat, menganggap Achmad Yusuf sebagai penemu jenis
Crowntail. Crowntail lahir pada tahun 1998 dan menjadi booming pada
tahun 2000. awal lahirnya jenis ini banyak pihak yang skeptis dan
menganggap jenis ini hanya penyimpangan semata. Jenis cupang inipun
akhirnya hanya jadi “warga kelas dua” dalam setiap kontes cupang.
Bayangan munculnya serit 2 di awal penangkaran tidak terfikir. Namun,
pada tahun 1997 setelah 3 kali penyilangan dari 5 – 10 induk didapat
sekitar 10% cupang serit 2. Ketika itu semua serit 2 berwarna hijau.
Tahun berikutnya, 1999, beberapa penangkar lain berhasil pula
memperoleh serit 2 itu.
Sejarah Ikan Cupang Crown Tail (Serit)
Contoh
: A suing di Jelembar, Jakarta barat, yang mempopulerkan serit 2
berwarna merah. Edi Sudrajat juga mengusung serit 2 berwarna biru. Di
International Betta Congress (IBC), cupang serit disebut fringe finned
betta. Model ekor comb tail merupakan pengembangan bentuk delta tail.
Bedanya, ujung ekor delta tail tidak bergerigi atau serit pendek. Grigi
pada combtail yang memanjang kemudian menjadi cikal bakal cupang serit
satu. Penyilangan sesama serit satu secara intensif menghasilkan
turunan cupang serit 2. Bahkan pada penyilangan serit dua dihasilkan
serit 4 dan 8. Agar tidak salah kaprah, istilah combtail selanjutnya
berlaku untuk tipe serit pendek. Untuk serit 2 atau lebih disebut
Crowntail atau ekor mahkota.
Dalam perkembangannya, Crowntail banyak mengalami perubahan bentuk serit.
Sejarah Ikan Cupang Crown Tail
(Serit) Diantaranya menjadi tipe balok, tipe balon, serit 4 (double
ray) dan serit 8. Tipe balok diartikan sebagai Crowntail yang bertulang
serit kasar. Sedangkan tipe balon memiliki selaput diantara tulang
serit yang melebar. Berkembangnya era strain baru pada ikan cupang
membuat banyak pihak mengaggumi jenis ini dan berlomba-lomba untuk
memperbanyak cupang serit…akhirnya keberadaan cupang serit diakui oleh
International Betta Congress (IBC).